Senin, 09 Januari 2017


Pengertian Kingdom Plantae (Tumbuhan)

Kingdom Plantae atau yang lebih dikenal dengan tumbuhan ialah salah satu organisme eukariotik multiseluler yang mempunyai dinding sel dan klorofil. Klorofil yaitu zat hijau daunyang fungsinya untuk fotosintesis yang sehingga tumbuhan mampu membuat makanannya sendiri atau yang sifatnya autotrof. Inilah yang membedakan antara Kingdom Plantae dan Kingdom Animalia. Perbedaan lainnya dari Kingdom Plantae tidak bisa bergerak bebas seperti Kingdom Animalia.

Ciri-Ciri Kingdom Plantae (Tumbuhan)

Kingdom Plantae mempunyai ciri-ciri khusus yang menjadikan Kingdom yang satu ini berbeda dengan Kingdom Animalia.  Ciri-ciri tersebut yaitu sebagai berikut :
  • Pada dinding sel yang tersusun oleh selulosa.
  • Mempunyai klorofil yang fungsinya untuk fotosintesis.
  • Karena mempunyai klorofil, oleh karena itu kingdom plantae yang bersifat autotrof (bisa membuat makanan sendiri) dengan bantuan cahaya sinar matahari.
  • Eukariot
  • Bersifat Multiseluler
  • Dapat menyimpan cadangan makanan dalam bentuk amilum (pati)
  • Dapat mengalami pergiliran keturunan dalam siklus hidupnya.


Klasifikasi Kingdom Plantae (Tumbuhan)

Kingdom Plantae mempunyai klasifikasinya sendiri. Klasifikasi ini membantu kita untuk bisa membedakan antara spesies yang satu dengan spesies yang lain dalam Kingdom Plantae.

1. Tumbuhan Lumut (Bryophyta)

Tumbuhan lumut yaitu suatu kumpulan tumbuhan kecil, yang hidup di darat dan biasanya tumbuh ditempat lembab, tidak mmepunyai akarbatang dan daun sejati, serta tidak mempunyai pembuluh pengangkut (xilem dan floem), merupakan sebuah tumbuhan peralihan antara tumbuhan ber-talus (Talofita) dengan tumbuhan  ber-kormus (kormofita) dan mengalami suatu pergiliran keturunan

Ciri-Ciri Tumbuhan Lumut (Bryophyta)

  • Talofita yaitu tumbuhan yang tidak bisa dibedakan antara akar, batang dan daun.
  • Kormofita yaitu suatu tumbuhan yang sudah bisa dibedakan antara akar, batang dan daun
  • Tumbuhan lumut disebut juga dengan tumbuhan peralihan karena ada berupa tumbuhan yang masih berupa talus (lembaran, yakni lumut hati), tetapi ada juga yang sudah mempunyai struktur tubuh mirip dengan akar, batang dan daun sejati (lumut daun).
  • tumbuhan lumut juga merupakan suatu tumbuhan pelopor (vegetasi perintis), yang tumbuh disuatu tempat sebelum tumbuhan lain mampu tumbuh
  • Tumbuhan ini berukuran : makroskopis 1-2 cm, dan ada juga yang mencapai 40 cm.
  • Tumbuhan ini tubuh nya berbentuk :  mempunyai dua bentuk generasi, yakni generasi Gametofit dan generasi Sporofit.

Jenis-Jenis Tumbuhan Lumut (Bryophyta)

Tumbuhan lumut ialah tumbuhan talus, yang hidupnya ditempat lembab dan autotrof.
Tumbuhan lumut terbagi menjadi 3 : Lumut hati, lumut tanduk dan lumut daun.
 
1. Hepaticopsida (lumut hati)
  • Jenis lumut ini berbentuk talus, berlobus seperti berbentuk hati manusia
  • jenis lumut ini merupakan lumut berumah dua (deoceus)
  • Pada reproduksi aseksual dengan cara fragmentasi, dalam pembentukan gemmacup (kuncup) dan spora
  • Gemmacup yaitu struktur khas yang terdapat pada suatu gametofit yang berupa mangkok yang mengandung suatu kumpulan lumut kecil.
  • Gemma bisa lepas dan tersebar oleh air yang kemudian tumbuh menjadi lumut baru.
  • Dalam Reproduksi seksual terjadi dengan fertilisasi antara spema dan ovum
  • Jenis lumut ini membentuk zigot.
  Contohnya : Marchantia polimorpha

2. Anthocerotopsida (lumut tanduk)
  • Lumut tanduk disebut juga dengan Anthoceropsida .
  • Pada Gametofitnya mirip dengan lumut hati, sedengakan perbedaannya terletak pada sporofitnya.
  • Sporofit lumut tanduk memiliki kapsul memanjang yang tumbuh seperti tanduk dari gametofit.

Contohnya : Anthoceros laevis (lumut tanduk).

3. Bryopsida (lumut daun)
  • Bryopsida ialah lumut sejati karena yang bentuk tubuhnya mirip dengan tumbuhan kecil yang mempunyai bagian akar (rizoid), batang dan daun.
  • Hidupnya yang berkelompok untuk membentuk hamparan tebal seperti beludru.
Contohnya : Polytrihcum dan  Spagnum 

Manfaat Tumbuhan lumut (Bryophyta)
  • Beberapa spesies Sphagnum bisa digunakan untuk obat kulit dan mata.
  • Pada beberapa tumbuhan lumut yang tumbuh di hutan hujan bisa digunakan sebagai penahan erosi dan untuk menyerap air
  • Bisa digunakani untuk ornamen tata ruang
  • Marchantia nya sebagai obat penyakit hati

2. Tumbuhan Paku (Pterydophyta)

Tumbuhan Paku ialah suatu tumbuhan yang sudah mempunyai akarbatang dan daun sejati, yang berkembang biak  dengan spora (kormofita berspora), dan mempunyai pembuluh angkut xilem dan floem, mempunyai klorofil juga, berakar serabut dan mengalami suatu pergiliran keturunan


Ciri-Ciri Tumbuhan Paku (Pterydophyta)

  • Pada akar, batang, dan daun bisa di bedakan
  • Spora yang dihasilkan pada sporofil, terutama pada bawah daunnya
  • Daun muda nya tumbuh menggulung

Jenis-Jenis Tumbuhan Paku  (Pterydophyta)

Klasifikasi : Tumbuhan paku terbagi menjadi 4 kelas, yaitu   :
1. Paku purba (Psilopsida)
  • Jenis tumbuhan paku ini Spesiesnya hampir punah, yang tersisa 10 - 13 spesies
  • Jenis tumbuhan paku ini menghasilkan satu jenis spora (homospora)
  • Pada gametofitnya tidak mempunyai klorofil, nutrisi yang diperoleh dari simbiosis dengan jamur
Contohnya : Rynia dan psilotum

2. Paku kawat (Lycopsida)
  • jumlah spesiesnya lebih kurang 1000
  • Bisa menghasilkan dua jenis spora (heterospora)
  • Pada Sporangium terdapat pada strobilus yang berbentuk kerucut 
  • Pada Gametofit tidak berklorofil
  • Gametofit ada yang uniseksual dan biseksual
Contohnya : Selaginela dan Lycopodium

3. Paku ekor kuda (Spenopsida)
  • jumlah spesies nya lebih kurang 15 spesies
  • Habitat nya pada tempat yang lembab daerah subtropis
  • Jenis ini juga dsebut dengan ekor kuda karena bentuknya batang yang seperti ekor kuda
  • Sporangium berupa strobilus
  • Jenis merupakan paku homospora
  • Pada gametofit mempunyai klorofi
  • Gametofit biseksual
Contohnya : Equisetum

4. Paku sejati ( Pteriopsida)
  • Jenis yang satu ini jumlah nya paling banyak, kurang lebih 12.000 spesies
  • Mempunyai akar, batang dan daun sejati
  • Pada daun mudanya tumbuh menggulung (circinnatus)
Contohnya : semanggi (Marsilea crenata) , suplir (Adiantum cuneatum)

Manfaat Tumbuhan Paku
  • Bisa dijadikan tanaman hias
  • Bisa menjadi sayur-sayuran
  • Sebagai pupuk hijau pada tanaman padi
  • Selaginella plana juga bisa sebagai obat luka

3. Tumbuhan Berbiji  (Spermatophyta)

Kata spermatophyta berasal dari bahasa Yunani yaitu sperma=biji , phyton=tumbuhan kelompok tumbuhan yang hidup di darat, mempunyai akar, batang dan daun sejati, tracheophyta, autotrof, serta dapat menghasilkan biji.


Ciri-Ciri Tumbuhan Berbiji  (Spermatophyta)

  • Mempunyai bunga/organ biji yang dihasilkan oleh strobilus atau bunga
  • Jika biji tertutup disebut dengan Angiospermae dan yang terbuka disebut dengan Gymnospermae

Jenis-Jenis  Tumbuhan Berbiji  (Spermatophyta)

1. Tumbuhan berbiji terbuka (gymnospernae) 
Gymnospernae ialah suatu tumbuhan yang bijinya tidak ditutupi oleh bakal buah.

Ciri-ciri tumbuhan biji terbuka adalah:
  • Pada umumnya perdu atau pohon, tidak ada yang berupa herba Batang dan akar berkambium yang sehingga bisa tumbuh membesar
  • Mempunyai bentuk perakaran tunggang
  • Daunnya sempit, tebal dan kaku
  • Pada tulang daun tidak beraneka ragam
  • Tidak mempunyai bunga sejati
  • Pada Alat perkembangbiakannya yang berbentuk kerucut yang disebut dengan strobilus atau runjung.
  • Pada bakal biji tersusun dalam strobilus
  • Pada Alat kelamin terpisah, serbuk sari terdapat dalam strobilus jantan dan sel telur terdapat dalam strobilus betina.
  • bakal biji nya tidak dilindungi oleh daun buah/berbiji terbuka
Tumbuhan Berbiji Terbuka Dibagi Menjadi 4 Kelas Yaitu :
  • Cycadinae Ciri khasnya yaitu batangnya tidak bercabang, daunnya majemuk, tersusun sebagai tajuk di puncak pohon. Merupakan tumbuhan berumah dua, yang artinya mempunyai strobilus jantan saja atau strobilus betina saja. Contohnya: Zamia furfuracea, Cycas revoluta dan Cycas rumphii (pakis haji)
  • Ginkgoinae Jenis tumbuhan ini merupakan tumbuhan asli dari daratan Cina. Tinggi pohon ini bisa mencapai 30 meter, daun nya berbentuk kipas dan mudah gugur. Serbuk sari dan bakal biji nya dihasilkan oleh individu yang berlainan. Anggota kelompok ini hanya ada satu species yakni Ginkgo biloba.
  • Coniferinae Coniferales yang berarti tumbuhan pembawa kerucut, karena pada alat perkembangbiakan jantan dan betina berupa strobilus yang berbentuk kerucut. Tumbuhan yang termasuk kelompok ini mempunyai ciri selalu hijau sepanjang tahun (evergreen). Contohnya : Agathis alba (damar), Pinus merkusii (pinus), Cupressus sp.,Araucaria sp., Sequoia sp., Juniperus sp. dan Taxus sp.
  • Gnetinae Jenis tumbuhan ini anggota kelompok nya berupa perdu, liana (tumbuhan pemanjat) dan pohon. Daunnya yang berbentuk oval/lonjong dan duduk daun nya berhadapan dengan bentuk urat daun menyirip. Pada xilem ini terdapat trakea dan floem tidak mempunyai sel pengiring. Strobilus tidak berbentuk kerucut, tetapi sudah bisa disebut dengan “bunga”. Contohnya : yang terkenal dari kelompok ini yaitu Gnetum gnemon (melinjo).
2. Tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae)
Tumbuhan biji tertutup ialah tumbuhan yang bijinya terdapat pada dalam bakal buah.

Ciri-Ciri Tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae)
  • Hidupnya sebagai pohon, perdu, semak, yang merambat atau herba/terna
  • Daunnya berbentuk  pipih dan lebar dengan susunan tulang daun menyirip, menjari, melengkung atau sejajar
  • Mempunyai bunga sejati dengan sebuah perhiasan bunga yang berupa kelopak dan mahkota bunga dan pada alat perkembangbiakannya berupa putik dan benang sari

Tumbuhan biji tertutup terbagi menjadi dua kelas yang berdasarkan jumlah keping bijinya, yaitu:

1. Dikotil
  • Mmepunyai dua daun lembaga ( dikotiledon)
  • Pada batang umumnya bercabang
  • Pada tulang daunnya menjari atau menyirip
  • Mmepunyai kambium sehingga pada akar dan batang bertambah besar, jaringan ikat pembuluh xilem dan floem pada akar dan batang tersususn dalam suatu lingkaran
  • Mempunyai suatu sistem akar tunggang
  • Bunganya mempunyai bagian - bagian dengan kelipatan 4 atau 5, yang bentuknya beraturan dengan bunga yang mencolok

 Contoh tumbuhan Dikotil adalah sebagai berikut :
  • Yang pertama Suku getah-getahan (Euhorbiaceae), misalnya: tumbuhan singkong, jarak, karet, dan puring
  • Yang kedua Suku polong-polongan (Leguminosae), misalnya: pada tumbuhan putri malu, petai, flamboyan, kembang merak, kacang kedelai,kacang tanah dan lain sebagainya.
  • Yang ketiga Suku terung-terungan (Solanaceae), misalnya: pada tumbuhan kentang, terong, tomat, cabai, kecubung, dan lain sebagainya.
  • Yang keempat Suku jeruk-jerukan (Rutaceae), misalnya: pada tumbuhan jeruk manis, jeruk bali
  • Yang kelima Suku kapas-kapasan (Malvaceae), misalnya: pada tumbuhan kembang sepatu, kapas
  • Yang keenam Suku jambu-jambuan (Mirtaceae), misalnya: pada tumbuhan cengkih, jambu biji, jambu air, jambu monyet, jamblang, dan lain sebagainya.
  • Dan yang terakhir Suku komposit (Compositae), misalnya: pada tumbuahan bunga matahari, bunga dahlia, bunga krisan 

2. Monokotil
  • Mmepunyai satu daun lembaga (kotiledon)
  • Pada batangnya tidak bercabang atau bercabang sedikit, ruas-ruas batang jelas
  • Pada Daunnya biasanya berpelepah dan berupa daun tunggal
  • Mempunyai tulang daun sejajar ataumelengkung
  • Tidak berkambium, pada jaringan xilem dan floem pada akar dan batang tersusun tersebar
  • Mmepunyai suatu sistem akar serabut
  • Bunga nya mempunyai bagian-bagian dengan jumlah yang berkelipatan 3, bentuknya tidak beraturan, warna tidak mencolok
 Contoh tumbuhan monokotil adalah sebagai berikut :
  • Yang pertama Suku rumput-rumputan (Graminae), misalnya: pada tumbuhan padi, jagung, bambu, rumput, tebu, gandum dan lain sebagainya.
  • Yang kedua Suku pinang-pinangan (Palmae), misalnya: pada tumbuhan kelapa, rotan, kelapa sawit, aren, salak dan lain sebaginya.
  • Yang ketiga Suku jahe-jahean (Zingiberaceae), misalnya: pad atumbuhan kunyit, jahe, lengkuas
  • Yang keempat Suku nanas-nanasan (Bromeliaceae), misalnya: pada tumbuhan nanass
  • Dan yang terakhir Suku anggrek-anggrekan (Orcidaceae), misalnya: pada tumbuhan anggrek bulan, anggrek macan, anggrek yang tumbuh di hutan irian jaya dan lain sebagainya,
Kingdom plantae (Tumbuhan)Tumbuhan yang mempunyai kemampuan untuk menghasilkan makanan sendiri (autotrof) dengan klorofil yang dipunyai. Klorofil fungsi nya membuat tanaman menjadi didominasi oleh warna hijau. Itulah ulasan tentang Pengertian, Klasifikasi, Jenis-Jenis Dan 7 Ciri-Ciri Kingdom Plantae (Tumbuhan) Beserta Contohnya Menurut Para Ahli Biologi. Semoga Apa yang diulas diatas bermnafaat bagi pembaca. Sekian dan terimakasih.


Berikut Hewan-hewan Langka di Indonesia yang suatu ketika juga dapat punah jika tidak kita jaga
1. Elang Jawa
Elang Jawa(Nisaetus bartelsi) merupakan satwa endemik Pulau Jawa. Elang jawa saat ini berstatus konservasi terancam punah. Ini berarti populasi elang jawa sudah sangat sedikit. Diperkirakan jumlah elang jawa saat ini hanya sekitar 137-188 pasang burung. Populasi elang jawa ini menghadapi ancaman besar terhadap kelangsungan spesiesnya, terutama dari habitat yang terus berkurang hingga eksploitasi oleh orang tidak bertanggung jawab.
elang jawa hewan langka indonesia

Elang Jawa memiliki ciri-ciri antara lain:

  • panjang tubuh dari paruh hingga ekor sedang hingga panjang(60-70 cm)
  • kepala coklat kemerahan dengan jambul yang menjulang keatas( 2-4 helai bulu)
  • punggung/sayap kecoklatan
  • iris mata kuning atau coklat, mata kehitaman, kaki kekuningan

2. Harimau Sumatera
Harimau Sumatera adalah satu yang tersisa setelah punahnya harimau jawa dan harimau bali. Diperkirakan populasi yang tersisa sekarang hanya sekitar 500 ekor(150 ekor pemuliaan). Salah satu ancaman terbesar datang dari perusakan habitat atau konversi hutan yang menjadi habitat mereka menjadi perkebunan monokultur. Para Ilmuan mengatakan hutan lindung yang ada di Sumatera saat ini tidak cukup untuk mempertahankan populasi harimau yang ada. Sangat penting untuk menyediakan rumah yang besar di alam jika ingin hewan megah ini tetap lestari.
hewan langka indonesia harimau sumatera


3. Orang Utan
Orang Utan(Pongo sp.) merupakan satwa asli Indonesia yang populasinya tersebar di Sumatera ( Pongo abelii) dan di Kalimantan(Pongo pygmaeus). Kera berambut merah berlengan panjang ini bertinggi badan sekitar 1.25-1.5 meter. Orang utan jantan memiliki masa tubuh sekitar 50-90 kg dan betina sekitar 30-50 kg. Saat mencapai tingkat kematangan seksual, orangutan jantan memiliki pelipis yang gemuk pada kedua sisi, ubun-ubun yang besar, rambut menjadi panjang dan tumbuh janggut disekitar wajah.

Populasi Orang utan terus mengalami penurunan yang tajam akibat dari deforestasi. Orangutan sumatera ditetapkan sebagai sangat terancam punah oleh lembaga IUCN, dengan populasi hanya tersisa  beberapa ribu, sedangkan orangutan Kalimantan dianggap Terancam. PBB mengatakan status orangutan yang tersisa "darurat konservasi." Perusakan habitat yang disebabkan oleh mega ekspansi perkebunan kelapa sawit adalah alasan utama orangutan menghadapi ancaman kepunahan.


4. Gajah Sumatera
Gajah Sumatera adalah sub-spesies gajah asia yang hanya ada di Pulau Sumatera. Postur gajah sumatera lebih kecil daripada sub-spesies gajah india. Gajah Sumatera merupakan mamalia terbesar yang ada di Indonesia.  Berat Gajah Sumatera sekitar 6 ton dan tinggi bahu 3,5 meter. Gajah Sumatera dapat berumur hingga 60 tahun.
Populasi gajah sumatera di alam liar saat ini hanya sekitar 2000-2700 ekor(survei tahun 2000). Penurunan jumlah populasi ini disebabkan oleh perburuan liar untuk mengambil gading gajah dan juga penurunan luas habitat hutan yang beralih fungsi menjadi perkebunan sawit.


5. Badak Jawa
Badak Jawa pernah menjadi salah satu badak yang paling banyak tersebar. Badak ini memiliki panjang 3,1–3,2 m dan tinggi 1,4–1,7 m. Badak ini lebih kecil daripada badak india dan lebih dekat dalam besar tubuh dengan badak hitam. Kini Badak Jawa mengalami ancaman kepunahan yang nyata. Status konservasinya telah berada pada fase kritis. Di Taman Nasional Ujung Kulon kini populasinya hanya sekitar 40-50 ekor saja. Bisa dibilang Badaj jawa adalah mamalia paling langka di muka bumi. Penyebab penurunan drastis badak jawa adalah perburuan liar untuk mengambil cula badak. Sebab lain adalah habitat yang terus berkurang.

8 Jenis-Jenis Kambing Populer Dibudidayakan Di Indonesia.


Kambing Kacang.
Jenis kambing kacang tergolong kambing yang memiliki daya adaptasi dan reproduksi yang sangat tinggi dan sangat cocok di Indonesia.
Kambing Kacang.
Ciri-ciri kambing kacang:
  • Memiliki tubuh dan kepala yang relatif kecil.
  • Jantan dan betina memiliki dua tanduk pendek.
  • Bulu pendek dan telinga sedikit lurus.
  • Berbulu pendek di seluruh tubuhnya kecuali ekor dan dagu. Kambing jantan tumbuh bulu panjang di pundak, sepanjang garis leher pantat, dan punggung hingga ekor.
  • Warna kambing kacang berwarna tunggal, hitam, putih, coklat.
  • Berat tubuh kambing pejantan bisa mencapai 30kg, sedangkan untuk kambing betina 25kg.
  • Tinggi badan kambing pejantan bisa mencapai 60-65cm,sedangkan untuk kambing betina 56 cm.
Kambing Etawa.
Kambing etawa tergolong jenis kambing yang bisa dimanfaatkan air susu nya,selain berkhasiat hebat mengobati segala macam penyakit dan susu kambing etawa cukup terkenal di Indonesia.
Kambing Etawa.
Ciri-ciri kambing etawa:
  • Memiliki tubuh dan kepala yang relatif besar.
  • Dahi dan hidungnya relatif agak sedikit cembung.
  • Memiliki Telinganya terkulai (tidak tegak) dan panjang.
  • Jantan dan betina sama-sama memiliki tanduk pendek.
  • Berat tubuh kambing pejantan bisa mencapai 91kg,sedangkan untuk kambing betinai 63kg.
  • Tinggi badan kambing pejantan bisa mencapai 90-127cm,sedangkan untuk kambing betina 92cm.
  • Susu yang dihasilkan mencapai tiga liter setiap harinya.
Kambing Jawarandu.
Kambing jawarandu memiliki nama yang berbeda-beda disetiap daerah; Gumbolo,Bligon,Kacukan dan Koplo,kambing jawarandu merupakan hasil kawin silang antara kambing kacang dan kambing etawa.
Kambing Jawarandu.
Ciri-ciri kambing Jawarandu:
Memiliki ukuran tubuh kecil dari indukannya kambing etawa.
  • Memiliki berat tubuh untuk kambing pejantang bisa mencapai 40-50 kg,sedangkan untuk kambing betina bisa mencapai 30-40 kg.
  • Jantan dan betina sama-sama memiliki tanduk pendek.
  • Memiliki ukuran telingga yang panjang,lebar dan sedikit terkulai.
  • Merupakan jenis kambing penghasil susu.
  • Susu yang dihasilkan dari kambing jawarandu 1,5-2 liter/hari.
Kambing PE (Peranakan Etawa).
Kambing PE merupakan hasil kedua(2) dari persilangan antara indukan kambing etawa dan kambing kacang. Kambing PE memiliki kemampuan beradaptasi tinggi dengan kondisi iklim indonesia.
Kambing PE.
Ciri-ciri kambing PE.
  • Memiliki ukuran tubuh sama seperti indukannya kambing etawa.
  • Memiliki sifat seperti kambing Etawa sebagai indukan pejantan.
  • Memiliki Telinga sedikit terkulai ke bawah,besar dan panjang.
  • Memiliki bentuk Dahi dan hidung sedikit cembung.
  • Memiliki bulu panjang terdapat pada dagu, belakang paha, dan ekor.
  • Jantan dan betina sama-sama memiliki tanduk pendek.
  • Susu yang dihasilkan dari kambing jawarandu 2-3 liter/hari.
Kambing Boer.
Kambing boer tergolong jenis kambing yang sangat mudah beradaptasi dengan perubahan iklim dan perubahan suhu lingkungan,memiliki pertumbuhan yang sangat cepat dan kambing ini berasal dari Afrika Selatan.
Kambing Boer.
Ciri-ciri kambing boer:
  • Memiliki tubuh panjang,lebar,berbulu putih dan dibagian wajah memiliki garis putih dan luruh kebawah.
  • Memiliki warna kepala coklat kemerahan atau coklat muda hingga coklat tua.
  • Memiliki bentuk hidung cembung.
  • Bertelinga panjang menggantung.
  • Jantan dan betina sama-sama memiliki tanduk relatif panjang
  • Kambing boer memiliki kaki relatif pendek.
  • Berat tubuh kambing pejantan pada usia 2-3 tahun dapat mencapai 120-150 kg,sedangkan untuk kambing betina mampu 80-90 kg.
  • Berat 35–45 kg dapat dicapai kambing boer pada usia lima hingga enam bulan. 
Kambing Boerawa.
Kambing boerawa merupakan kambing hasil persilangan antara kambing boer jantan dengan kambing peranakan etawa (PE) betina.jenis kambing ini banyak dikembangkan di provinsi Lampung.
Kambing Boerawa.
Ciri-ciri kambing boerawa:
  • Memiliki ukuran tubuh seperti indukanya PE.
  • Kambing pejantan dan betina sama-sama memiliki tanduk yang pendek.
  • Memiliki warna kombinasi coklat tua dan coklat muda.
  • Bertelinga panjang menggantung.
  • Memiliki bentuk hidung cembung.
  • memiliki ukuran kaki relatif pendek.
Kambing Gembrong.
Kambing gembrong memiliki keunikan tersendiri karena hampir seluruh badanya dipenuhi oleh bulu,kambing gembrong merupakan kambing hasil persilangan antara kambing kashmir dengan kambing turki.
Kambing Gembrong.
Ciri-ciri kambing gembrong:
  • Kambing gembrong jantan memiliki bulu yang panjang dan lebat,tumbuh dari kepala sampai bagian ekor.
  • Memiliki Panjang bulu bisa mencapai 25—30 cm.
  • Kambing gembrong betina memiliki bulu yang pendek dengan panjang antara 2-3 cm.
  • Kambing gembrong betina memiliki tubuh mirip kambing kacang.
  • Memiliki warna dominan putih,sebagian ada yang berwarna coklat.
  • Memiliki tinggi untuk kambing dewasa bisa mencapai 58-65 cm.
  • Memiliki berat tubuh bisa mencapai 32-45 kg.
Kambing Kosta.
Kambing kosta adalah kambing hasil persilangan indukan kambing kacang dengan kambing khasmir.
Lokasi penyebaran kambing Kosta di Indonesia ada di sekitar Jakarta dan Propinsi Banten.
Kambing Kosta.
Ciri-ciri kambing kosta:
  • Memiliki bentuk tubuh relatif besar.
  • Memiliki bentuk hidung melengkung.
  • Jantan dan betina sama-sama memiliki tanduk pendek.
  • Memiliki ukuran bulu yang pendek 0,5-1 cm.
  • Memiliki motif khusus terdapat pada muka yang sejajar dibagian kiri dan kanan.

Mengenal Perbedaan Sapi Menggunakan Gambar Sapi dan Ciri Khasnya

Ada beberapa jenis sapi lokal dan beberapa jenis sapi impor yag telah diternakkan di Indonesia. Proses penjinakan sapi impor biasanya membutuhkan waktu yang lama untuk bisa beradaptasi terhadap makanan dan kondisi lingkungan di Indonesia. Berikut ini beberapa gambar sapi unggul yang telah diternakkan di Indonesia :
1. Sapi Bali
Gambar sapi bali
Gambar sapi Bali
Sapi Bali memiliki nama ilmiah Bos Sondaicus, yang dulunya merupakan jenis banteng liar yang banyak ditemukan di Bali. Hewan tersebut telah melalui berbagai proses penjinakan selama beberapa tahun dimulai pada abad ke-19. Berhubung sapi ini banyak ditemui dan dijinakkan di Bali maka banyak orang akhirnya menyebut hewan ternak ini dengan sebutan sapi Bali.
Sapi Bali memiliki ciri-ciri yang mirip dengan banteng. Hal ini bisa dilihat dari bentuk tubuhnya yang besar dan tidak memiliki punuk sebagaimana jenis sapi yang lain. Sapi Bali kecil memiliki warna merah bata dan seiring dengan pertumbuhan hormone testosterone maka warna sapi ini menjadi hitam. Warna sapi yang hitam akan menjadi merah bata lagi jika sapi tersebut dikebiri. Berat sapi Bali bisa mencapai 350 hingga 450 kg saat sudah dewasa, sehingga dianggap sebagai investasi ternak yang menjanjikan.
Sapi Bali memiliki keunggulan, diantaranya : memiliki kualitas daging super, perkembangbiakan lancer bahkan bisa tiap tahun beranak, tahan terhadap terik panas di Indonesia, bisa tumbuh dengan baik meskipun menggunakan pakan seadanya.
2. Sapi Madura
Madura dikenal sebagai salah satu produsen sapi potong lokal yang paling produktif. Sapi Madura adalah produk lokal yang dikembangkan dari perkawinan silang banteng dengan bos indicus. Sapi Madura memiliki ciri khas bulu berwarna merah bata baik untuk pejantan maupun betina namun perut dan paha berwarna putih. Sapi Madura memiliki tanduk pendek yang beragam bentuknya. Pawakannya mirip dengan sapi Bali namun memiliki punuk kecil. Berikut ini gambar sapi Madura :
sapi Madura
Foto Sapi Madura
Keunggulan sapi Madura antara lain : mudah dipelihara, tahan dari berbagai jenis penyakit, bisa beradaptasi dengan pakan seadanya dan bisa berkembangbiak dengan berbagai kondisi lingkungan. Sapi Madura juga memiliki kekuatan yang bagus terlebih jenis pejantan yang sering digunakan untuk karapan sapi yang menjadi ikon Madura saat ini.

3. Sapi PO (Peranakan Ongole)
Sapi PO merupakan sapi lokal Jawa yang biasanya berwarna putih. Sebenarnya sapi ini berasal dari India, namun telah menjadi bagian dari masyarakat Jawa sebagai hewan ternak. Sapi PO adalah jenis sapi pekerja yang memiliki tenaga yang sangat kuat untuk membajak sawah atau menarik gerobak. Kualitas perkembangbiakan sapi ini juga dikenal sangat baik sehingga banyak peternak yang memeliharanya.
Sapi PO
Sapi PO
Ciri khas sapi PO terletak pada warna tubuhnya yang berwarna putih dengan perpaduan warna abu-abu diarea sekeliling mata. Berat badan sapi ini biasanya berkisar pada angka 600 kg untuk pejantan dan 450 kg untuk betina. Ciri khas lainnya adalah adanya gelambir atau gumba yang menggelantung.  Inilah yang membedakan sapi PO dengan jenis lainnya.
4. Sapi Simmental (Metal)
Banyak orang tidak bisa membedakan antara sapi Simmental dengan sapi Limousine atau sapi Brahman. Entah mengapa namun diharapkan setelah melihat gambar sapi Simmental ini para perternak pemula tidak kesulitan dalam membedakan jenis sapi.
Sapi Simmental
Sapi Simmental
Sapi Simmental sering disebut dengan sapi metal, yang berasal dari wilayah Simme di Swiss. Sapi ini kemudian di ekspor ke beberapa negara, bahkan sapi ini justru tumbuh dengan baik di Australia dan Selandia Baru. Sapi metal pada dasarnya adalah sapi pedaging yang memiliki beran badan hingga 1150 kg untuk pejantan dan sekitar 800 kg untuk betina. Di Indonesia sendiri sapi ini ada juga yang menjadikan sapi perah untuk dikelola susunya agar bisa dikonsumsi oleh manusia.
5. Sapi Limousin (Diamond Limousine)
Ibarat kendaraan limousine yang mewah, sapi ini menjadi primadona diantara jenis sapi lainnya di Indonesia. Sapi limousine berasal dari Perancis dan menjadi sapi impor dengan kualitas yang manjanjikan. Secara fisik, sapi limousine memiliki daging dan perototan yang lebih baik dibandingkan dengan sapi Simmental.
Sapi Limousin
Sapi Limousin
Sapi Limousine termasuk dalam jenis sapi pedaging / sapi potong yang berasal dari negara beriklim dingin. Sapi ini memiliki kemampuan menambah konsumsi diluar kebutuhan dan metabolic rate yang tinggi. Banyak peternak yang diuntungkan dengan memelihara jenis sapi ini karena pertumbuhannya yang sangat cepat. Menurut beberapa sumber, pertumbuhan sapi ini bisa mencapai 1,1 kg tiap harinya.

10 Jenis Anjing Paling Berbahaya di Dunia


Seberapa ramah-pun seekor anjing, setiap anjing dapat memiliki kemungkinan untuk membahayakan. Akan tetapi beberapa anjing dapat lebih berbahaya daripada lainnya, ini dikarenakan jenis atau spesiesnya yang lebih kuat dan besar daripada rata-rata. Berikut 10 jenis anjing paling berbahaya di dunia.
10. Dalmatian
dalmatian
Walaupun anjing ini terkesan ramah, terlebih dengan adanya film animasi yang menceritakan anjing ini, jenis anjing ini sangatlah mudah terprovokasi dan dapat menjadi agresif. Jenis anjing ini dikenal karena kepintaran, kemandirian, keaktifan dan insting bertahan hidupnya. 
Jika Anda mencari jenis anjing ini di Internet, Anda akan menemukan bahwa banyak sekali pemilik anjing ini yang mengatakan bahwa dalmatian memiliki sifat agresif dan terlalu aktif. Hal ini disebabkan karena anjing ini berusaha untuk menjadi bos di wilayahnya.
9. Great Dane
great dane
Dikenal juga dengan nama German Mastiff. Karena perawakannya yang besar, jika anjing ini tidak dilatih dengan benar maka anjing ini dapat cukup membahayakan. Walaupun kasus serangan anjing jarang melibatkan spesies ini, mereka pada awalnya justru dikembangbiakkan dengan tujuan dijadikan hewan pemburu. Anda akan dapat merasakan ketakutan tersendiri jika melihat anjing besar ini berada di sekitar anak kecil, bahkan orang dewasa.
8. Presa Canario
presa canario
Pada awalnya spesies atau jenis ini dikembangbiakkan dengan tujuan untuk melindungi dan juga bertarung dengan sapi. Jika sedang marah, jenis anjing ini cukup berbahaya karena kekuatannya yang di atas anjing biasa dan tidak punya rasa takut. Serangan dari anjing ini diketahui secara umum dapat menyebabkan luka fatal bahkan kematian.
7. Chow Chow
chow chow
Penampilan dari anjing ini terlihat menggemaskan dan lucu, bahkan sama sekali tidak terlihat menakutkan. Tetapi, Anda tidak boleh tertipu dengan penampilannya, jika ia tidak dipelihara dengan baik maka ia bisa menjadi anjing agresif. Jenis anjing ini sangatlah setia kepada majikannya, tetapi untuk orang yang mereka tidak kenal, anjing ini dapat menjadi agresif.
Karena penglihatannya yang terbatas, jenis anjing ini sangat mudah kaget dan marah. Hal ini terkadang menyebabkan mereka dikatakan tidak dapat diprediksi dan agresif.
6. Doberman Pinscher
doberman pinscher
Mungkin Anda telah memperkirakan bahwa anjing ini pasti masuk ke dalam daftar anjing paling berbahaya. Ya, anjing ini merupakan salah satu jenis anjing yang paling sering digunakan sebagai anjing penjaga. Mereka dikembangbiakkan dengan tujuan untuk melindungi majikan mereka, oleh karena itu mereka cukup agresif tetapi juga pintar.
Anjing jenis ini sering terlibat dalam kasus serangan anjing, tetapi semuanya biasa terkait melindungi majikan mereka. Ini menandakan bahwa anjing in adalah anjing yang sangat setia.
5. Alaskan Malamute
alaskan malamute
Jenis anjing ini sering disamakan dengan jenis anjing Husky, padahal mereka mempunyai banyak perbedaan seperti ukurannya yang lebih besar. Walaupun tidak sebesar Great Dane, anjing ini dikategorikan sebagai salah satu anjing berbahaya karena ukurannya. Mereka lebih sering terlihat pasif dan ramah karena dikembangbiakkan sebagai anjing pekerja, menarik kereta luncur dan membantu pekerjaan lain. Sama halnya dengan Great Dane, ukuran mereka cukup membahayakan jika berada di sekitar anak kecil.
4. Husky
husky
Berdasarkan studi di Amerika pada tahun 2000, Husky mengakibatkan 6% kematian dalam kasus serangan anjing dalam jangka waktu 2 tahun. Sama halnya dengan saudara mereka, Malamute, jenis anjing Husky sering digunakan untuk menarik kereta luncur.
Anjing ini dikategorikan berbahaya karena mereka dikembangbiakkan dengan tujuan dijadikan anjing pekerja bukan untuk bersosialisasi dengan manusia. Hal ini sering mengakibatkan kesulitan tersendiri bagi pelatih anjing. Bahkan dalam beberapa kasus, mereka melihat anak kecil sebagai mangsa mereka.
3. German Shepherd
german shepherd
Jenis anjing lain yang mungkin telah Anda perkirakan berada dalam daftar ini, German Shepherd sering terlihat sebagai anjing militer dan penjaga rumah di berbagai belahan dunia. Ini dikarenakan karakteristiknya yang pintar, setia, tidak kenal takut, cepat beradaptasi dan mudah dilatih. Bahkan dikatakan jenis anjing ini merupakan jenis anjing yang sangat setia sampai pada batas rela mati demi Anda. Karena sifatnya yang sangat cocok sebagai anjing penjaga ini-lah maka anjing ini sering digunakan sebagai anjing polisi.
2. Rottweiler
rottweiler
Dengan beratnya yang dapat mencapi 59 kilograms, Rottweiler dapat memberhentikan gerakan mangsanya dengan sangat mudah. Sifatnya yang sangat teritorial ini merupakan nomor satu dibandingkan jenis anjing lainnya. Gigitannya yang sangat kuat ini tidak dapat disaingi jenis anjing lainnya, tetapi anjing ini cukup pintar. Asalkan Anda memberikan perhatian dan memeliharanya dengan baik, Rottweiler dapat menjadi anjing yang cukup ramah.
1. Pit Bull
pit bull
Jenis anjing ini merupakan jenis anjing paling berbahaya di dunia, dengan 67% kasus serangan anjing melibatkan jenis anjing ini. Bahkan karena sifat agresifnya ini, beberapa negara tidak memperbolehkan anjing ini digunakan sebagai hewan peliharaan, bahkan anjing ini di-ilegalkan dalam adu anjing sendiri. Jenis anjing ini berbahaya karena sifatnya yang agresif, tidka kenal takut dan memiliki rasa kompetitif yang tinggi.
Walaupun secara statistik anjing ini berbahaya, jika dilatih dengan sangat baik maka Pit Bulls juga akan menjadi anjing dengan rasa sosial yang tinggi dan ramah.

Minggu, 08 Januari 2017

JENIS-JENIS TIKUS

Adapun jenis-jenis tikus diantaranya:
1.Tikus Got/Norway Rat (Rattus norvegicus)
Tikus Besar
Tikus Got/Norway Rat (Rattus norvegicus) merupakan jenis tikus pertama ditemukan diamerika tahun 1775 yang terbawa oleh kapal dagang dari Eropa, dan kini tersebar diseluruh dunia. Tikus Got adalah jenis terbesar, terkuat, terlebih agresif dan lebih mampu bertahan hidup meski pada iklim dingin dibandingkan tikus atap dan nyingnying. Tikus Got mempunyai berat antara 200-500 gram, berbulu kasar, berekor pendek dan berdaun telinga kecil dibanding jenis lainnya.
2. Tikus Atap/Rof Rat (Rattus rattus)
tikus atap
Sering kali tikus atap disebut dengan nama tikus abu-abu atau tikus kapal. Ukuran tikus atap lebih kecil dibandingkan tikus got dengan berat 150-250 gram. Reproduksi biologinya hampir sama dengan tikus got. Tikus atap dapat dikatakan sebagai “vegetarian” jadi tidak menyukai produk hewan, disamping menyukai biji-bijian juga buah dan sayuran. Selain diplafon pada populasi tinggi tikus atap dapat membuat sarang tambahan di bawah/lantai.
3. Tikus Nyingnying/Pithi/House Mouse (Mus musculus)
tikus nyingnying
Tikus nyingnying bermula berkembang pesat di Asia Tengah mulai dari Iran hingga Russia, tapi kini telah menyebar di seluruh dunia. Tubuhnya kecil dengan berat 50-100 gram, daun telinga lebar, bulu halus dan ekor lebih panjang dari tubuhnya. Disamping menyukai sereal, tikus ini di area luar juga suka biji rumput, serangga, dan makanan apapun yang ditemukannya. Tikus di dalam ruangan menyukai tempat hangat dan bersarang dekat makanannya. Tikus ini juga dapat beradaptasi pada suhu ekstrim dan pernah ditemukan bersarang pada freezer daging.